Anak dan Alkohol

Reporter : | 27 Jun, 2015 - 3:07 pm WITA

Anak ,Alkohol, parenting

(foto: pixabay)

ManadoToday – Sebelum anak anda menginjak usia 21 tahun, usia yang menurut undang-undang sudah cukup dewasa untuk mengkonsumsi munuman beralkohol, anak akan dibingungkan dengan membuat keputusan apakah harus meminum alkohol sebelum menginjak usia tersebut.

Peran anda sebagai orang tua adalah untuk mempersiapkan dirinya. Tapi pertama, persiapkan diri anda dengan mempelajari hal-hal dibawah ini.

1. Jangan anggap anak anda tidak akan mencoba alkohol

– 10% dari siswa kelas delapan mengatakan mereka pernah meminum alkohol dalam satu bulan terakhir.

– 39% dari siswa SMA mengatakan mereka minum alkohol dalam satu bulan terakhir.

Peminum muda lebih mungkin melakukan hal-hal yang berisiko. Ketika anak berusia 12 sampai 20 minum, mereka sering berpesta minuman keras. Semakin awal seorang anak muda memulai, semakin mereka cenderung terlibat pesta minuman. Itu menimbulkan kemungkinan mereka akan melukai diri sendiri atau orang lain.

2. Berbicara dengan anak anda tentang alkohol

Membangun hubungan saling percaya adalah kunci untuk mengajar anak-anak tentang minum bertanggung jawab. Yang membantu mereka menolak alkohol, mendapatkan kepercayaan, menolak tekanan teman sebaya, dan tahu harapan anda kepadanya.

– Buat anak dapat berbicara dengan anda tentang apa pun.

– Terlibat dalam kehidupan anak anda. Tahu teman-teman dan keberadaannya. Menghabiskan waktu dengan dia setiap hari.

– Jika anda juga seoran peminum, contohkan perilaku yang sehat. Jangan katakan anda perlu minum karena stres. Jangan minum berlebihan, dan jangan pernah minum jika akang mengemudi.

– Gunakan kesempatan untuk memulai percakapan, seperti ketika iklan bir atau ketika seseorang masuk ke sebuah bar.

– Jelaskan bahwa minum di bawah umur tidak “Boleh”. Mendapatkan pesan dari orang tua adalah alasan utama anak-anak untuk mengatakan tidak.

– Berikan nasehat yang lebih spesifik tentang bahaya alkohol pada anak yang lebih tua dan bagaimana dampaknya pada dirinya.

– Bicara tentang tekanan teman sebayanya. Bantu dia mengakui bahwa teman yang baik tidak akan mendorongnya untuk minum.

3. Kapan Mulai Berbicara

Anda mungkin akan terkejut, tapi usia rata-rata anak pertama mencoba alkohol adalah 11 tahun. Banyak anak-anak penasaran dengan cepat. Beberapa ahli mengatakan anda harus mulai berbicara kepada mereka tentang alkohol sejak usia 9 tahun.

Bicara padanya tentang hal itu lagi sebelum dia berangkat ke perguruan tinggi. Pesan-pesan ini akan membantu membuatnya tetap aman.

4. Hukum

Tergantung di mana anda tinggal, membiarkan anak dibawah umur minum alkohol pasti melanggar hukum. Di beberapa negara, remaja yang meminum alkohol adalah tindak kejahatan, yang mengarah ke penjara atau denda. Anda bisa mengatakan ini kepada anak anda agar mereka tidak berani untuk minum.

Baca Juga :

Leave a comment