Demi Kelancaran Pelayanan, BPMS GMIM Adakan Mobil Camry dan Fortuner

Reporter : | 16 Jun, 2015 - 7:18 pm WITA

BPMS GMIM, gmim, Toyota Camry , Toyota Fortuner,Recky Montong MTh,

Bendahara BPMS GMIM Recky Montong MTh

TOMOHON, (manadotoday.co.id) – Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM membeli dua mobil untuk operasional Ketua BPMS, yakni jenis Toyota Camry dan Toyota Fortuner. Pembelian dua mobil tersebut kata Bendahara BPMS GMIM Recky Montong MTh, demi kelancaran tugas-tugas Ketua BPMS Pdt Dr Henny WB Sumakul.

”Ya, yang Camry untuk. Dalam kota atau jalan yang bagus, sementara Fortuner untuk d aerah terpencil yang kebanyakan jalannya masih rusak sehingga sulit dilalui kendaraan biasa,” ungkap Montong.

Dari mana dana untuk membeli kendaraan tersebut? Menurut Montong, itu bukan dari hasil setoran jemaat atau pemberian pihak ketiga, tapi dari deposito di Bank Sulut senilai Rp1,2 miliar.

Belakangan, Sinode GMIM memilih Bank Sulut karena bunganya yang agak tinggi. Uang yang berada di sejumlah bank didepositokan sebesar Rp10 miliar.

”Sebenarnya kami hanya mau membeli satu mobil yakni Toyota Land Cruiser. Tapi, karena harganya agak mahal, ditambah pemesanan agak lama sehingga diputuskan dua mobil dengan harga lebih murah,” jelas Montong.

Harga Land Cruiser tersebut Rp1,6 miliar. Sementara untuk Camry dan Fortuner total hanya Rp1,2 miliar. ”Ini memang perlu kami jelaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman di jemaat,” tukas Montong. (ark)

Baca Juga :

14 comments

  1. gregorius mengatakan:

    sadis..itu doi setoran bukang dari jemaat dang? misi gmim memang so nda ada noh

  2. dany mengatakan:

    Masih banyak kebutuhan pelayanan yang lebih mendesak, sayang sekali…

  3. didi mengatakan:

    Sangat tidak tepat..apapun alasanya ini PEMBOROSAN…

  4. lyan mengatakan:

    Kong tu dana deposit dari mana dank? bukang dari doi derma jemaat?
    bagimana torang sbg jemaat nd mo suka pindah di greja laeng?

  5. lyan mengatakan:

    kenapa harus 2 mobil?
    apakah Fortuner tidak cocok untuk dalam kota? seberapa panjang jalan bagus/ dalam kota utk wilayah cakupan GMIM hingga butuh camry juga?
    masih lebih tepat, GMIM alokasikan dana untuk menjangkau jiwa teruna2, jiwa anak muda, perlengkap penunjang pengajaran Alkitab bagi Anak kecil.
    berikan pelatihan GRATIS bukan adakan pelatihan sebanyak mungkin untuk meraup uang jemaat.
    hilangkan kewajiban sentralisasi, dahulukan pelayanan menyelamatkan jiwa.
    bagaimana negara akan bebas korupsi kalau bibitnya dipupuk dari organisasi kerohanian?

  6. VYP Bokau mengatakan:

    Tanggapan saya pribadi thdp informasi ini adalah semakin hari organisasi gereja seperti tidak peka lagi dengan keperluan mendasar dari anggota gereja (jemaat).
    Argumen Pak Bend terlihat hanya merupakan pembenaran atas tindakan yang menurut saya sangat tidak memihak.
    Kl mau jujur sbnrx msh banyak gedung gereja di wilayah pelayanan GMIM yang msh memprihatinkan.
    Atau kl mau lebih mendasar lagi, ekonomi anggota gereja perlu utk ditunjang lagi dgn bantuan2 yg mungkin Sinode bisa berikan. Krn tidak semua Jemaat GMIM yang berkelimpahan.
    Skrng GMIM sedang merayakan hari Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen di Minahasa.
    Ada brpa byk sekolah GMIM yang bangunanx perlu di”perhatikan”.
    Bukankah Riedel dan Swarchz (maaf kl slh) dtng ke tanah ini yang mrk siapkan pertama kali adalah pendidikan cln jemaatnya.
    Bgmn dgn Sinode GMIM saat ini?

    Satu lagi, kl bukan dari Jemaat uang didepositokanm trz dtng dari mana uangnya?

    Kecewa saya dgn keputusan Sinode GMIM ini

    #PakaTesta

  7. Joike mengatakan:

    Klo mo suka nae camry jadi direktur bank sulut jo, jgn jadi pendeta

  8. Clay mengatakan:

    Buat Petinggi GMIM,
    Jual ulang jo tu oto kong alihkan di hal2 mendesak seperti bantuan utk bangunan Gereja, mis. Jem Kebangkitan Keroit, Bojonegoro, Baitani Libas, dll, sekolah GMIM, RS, Penginjilan, Beasiswa dan msh banyak yg membutuhkan, bkn mo kase tunjung tu kemewahan. Qt kira mo pake alasan apapun itu TETAP SALAH DIMATA MANUSIA APALAGI DI MATA TUHAN. Perbaiki jo ngoni p nama baik pa warga GMIM jang somo lebe abis tu warga GMIM, so banyak Gereja laeng da buka pintu lebar2. Mangarti … ? GB bagi mrk yg melakukan kehendak Kristus. Amin.

  9. Stella mengatakan:

    Kalau kt jadi KET sin GMIM cukup Avanza semua jln so hotmix kwa. Camry……cuma mangkage p karja. Bertolak blakang dgn apa yg Henny khotbahkan dulu. He he he memang Henny LBH hebat Dr politisi.

  10. Burung beo mengatakan:

    kiki selera tinggi, tamba Henny mangkage klop. Tunjangan BPMS naik 300%? Oto camry? Biaya perjalanan dinas ketua dan BPMS Lawang Lawang gubernur? De eL eL sama itu cuma beling siksa ketua jemaat yg jadi ujung tombak cari duit. Waaah semua itu beling kita malas.

  11. jhon mengatakan:

    I’m not proud be GMIM

  12. Sifrid Sonny Pangemanan mengatakan:

    Saya pikir saya perlu luruskan dulu ttg pemberian jemaat untuk Tuhan; yaitu lebih tepat untuk pelayanaan pekerjaan Tuhan. Jadi tidak ada uang jemaat di Gereja ataupun di Sinode ! Yang ada (sudah)uang Tuhan ! Kalu jemaat bilang dia punya (jemaat punya) berarti dia belum kase dang ! Jelas ! Mengenai pertanggungjawabannya penggunaan, nanti pelayan Tuhan yang pertanggunjawabkan ke Tuhan sebagai yang empunya pelayanan ! bukan lagi ke Jemaat ! Kan Uang Tuhan ! Karena itu Kita percaya saja apa yang mereka (pelayan)Tuhan lakukan, pasti untuk Pelayanan, tentu dgn berbagai pertimbangannya, apakah boros? mereka yang lebih tahu.Tapi, Jangan Lupa Salomo Melapisi Bait Allah dengan Emas ! apakah di Israel waktu itu tidak ada yang miskin? ada! masak baru Camry so di anggap wah ! Bagi saya mahal atau murah kalau untuk Tuhan mengapa tidak ! Dengan dasar itu, maka kalu jemaat berkomentar saya kira itu bukan wewenangnya, itu wewenang Tuhan yang empunya uang dan pelayaan ! Kita doakan saja supaya pelayan Tuhan di beri Hikmat bijaksana untuk menata keuangan pelayanan. Semoga Tuhan memberkati kita semua !

  13. youddy moningka mengatakan:

    Hamba2 Tuhan dulu melayani naik kuda.hasilnya berkembang sehingga GMIM salah satu gereja yg terbesar di SULUT khususnya.Hamba2 Tuhan sekarang bukan naik kuda tapi naik Camry dan fortuner…….HEBAT BUKAN..?….teringat beberapa bln yg lalu beredar kupon undian kendaraan mobil bekas dr GMIM….banyak jemaat yg tersinggung tp krn perhatian utk GMIM jemaat berusaha utk itu.
    teringat jg upaya sinode utk membudayakan Aku Cinta GMIM..Aku Bangga GMIM….dgn semua ini apa yg perlu di banggakan dan di cintai…? Sentralisasi ke sinode di naikkan…dgn argumen2 utk pelayanan……tp kenyataan utk mobil yg mewah….sangat memilukan….saya sbg warga GMIM tentunya berharap agar GMIM kedepan punya punya kontribusi kejemaat2 GMIM baik dlm pengembangan Pendidikan,pengembangan infrastruktur Gereja2,pengembangan warga gereja dan pengembangan lahan2 GMIM sbg salah satu pemasukan pembiayaan GMIM.demikian kritik dan saran saya sbg warga GMIM.semoga ini di respons baik.Terima Kasih…gbu

  14. Burung beo mengatakan:

    YA Tuhan Jgn KAU biarkan GMIM berjalan sendiri, Sebab indikasi hedonisme, ijasah palsu yayasan wenas, adm personalia yg seenak Perut de el el akn semakin menjadi2. Tuhan tlglah gereja ini.

Leave a comment