9 Fakta yang Mungkin Anda Tidak Ketahui Tentang Perselingkuhan

Reporter : | 12 Jun, 2015 - 3:37 pm WITA

fakta selingkuh, selingkuh, tips cinta

(foto: pixabay)

ManadoToday – Dapatkah anda mengetahui bahwa suami / istri anda rentan terhadap perselingkuhan? Jika dia sudah tidak senang lagi dengan istri / suaminya, apakah dia akan selingkuh? Belum tentu.

Menurut sebuah studi yang dilakukan Universitas Rutgers, 56 persen pria yang selingkuh mengaku senang dengan kehidupan percintaan yang mereka miliki. Mereka sebagian besar puas dengan semua yang mereka miliki, namun mereka masih menemukan diri mereka di tempat tidur perempuan lain.

Di sini, ada beberapa fakta yang dikutip dari marieclaire.com, yang menurut para ahli mungkin anda harus ketahui terkait fenomena tersebut.

Fakta #1: Kebanyakan pria masih cinta dengan istri mereka ketika mereka selingkuh.
“Perselingkuhan biasanya terjadi pada fase cinta companionate, ketika pasangan mulai menetap, punya anak dan memantapkan kehidupan yang dibangun bersama-sama,” kata psikolog klinis Andra Brosh, Ph.D. Wanita sering merasa egois dan hanya ingin selalu menerima, ketika pria merasa hanya menjadi pemberi, rasa  cinta mungkin menghilang. “Kita lebih sering memikirkan perempuan mengeluh tentang kurangnya asmara, namun pria merasakan itu juga,” kata Brosh. “Mereka sering diam-diam menderita, mereka percaya bahwa mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dari pasangan mereka. Untuk menghindari hal ini dalam pernikahan, anda harus sering-sering menyisihkan waktu bersama sendirian dan mulai bercerita dengan keterbukaan.

Fakta # 2: Pria biasanya selingkuh dengan wanita yang mereka kenal.
Tukang selingkuh umumnya tidak mengambil perempuan secara acak di bar. Bahkan ada pria yang selingkuh dengan teman semasa kecilnya. Ahli keintiman Mary Jo Rapini menjelaskan, “Banyak wanita berpikir bahwa semua wanita yang menjadi selingkuhan merupakan wanita tidak benar (pelacur, dll) – ini tidak benar. Selingkuhan biasanya dulu merupakan sahabat mereka.” Bahkan faktnya, lebih dari 60 persen mereka merupakan teman sekerja, menurut Focus on the Family. Untuk menghindari hal ini, pastikan suami anda merasa lebih terhubung dengan anda daripada rekan bisnisnya.

Fakta # 3: Pria selingkuh untuk menyelamatkan pernikahan mereka.
“Pria mencintai istri mereka, tetapi mereka tidak tahu bagaimana memperbaiki masalah dalam hubungan mereka, sehingga mereka pergi untuk mengisi kekosongan ini,” kata terapis keluarga Susan Mandel, Ph.D. Pria memiliki pemikiran miring bahwa wanita lain dapat mengisi kekosongan tersebut. Kemudian, setelah merasa puas, mereka dapat hidup bahagia selamanya dengan istri mereka.

Fakta # 4: Pria membenci diri mereka sendiri setelah selingkuh.
Anda mungkin berpikir pria yang selingkuh merupakan pria yang tidak mempunyai moral, namun mereka cenderung membenci diri sendiri setelah kecerobohan yang mereka lakukan. “Jika dia menghilangkan egonya, dia akan merasa seperti sebuah sampah,” kata pakar hubungan Charles J. Orlando.” Setelah merasa bahwa dia mengkhianati seseorang yang sebenarnya dia cintai, dia akan merasa seperti hatinya luntur.” Peselingkuh dapat merasa seolah-olah dia gagal sebagai seorang pria.

Fakta #5: Perempuan juga selingkuh seperti halnya laki-laki, dan perselingkuhan mereka lebih berbahaya.
Sebuah studi yang dilakukan Universitas Indiana menunjukkan bahwa kemungkinan pria dan wanita untuk selingkuh sama. Tapi “alasan untuk selingkuh menurut jenis kelamin berbeda,” kata Orlando. Dia menjelaskan perempuan lebih mungkin selingkuh untuk kepuasan emosional. “Perselingkuhan online—tanpa kontak fisik, adalah yang paling merusak dari jenis-jenis perselingkuhan,” kata Orlando. Menanamkan perasaan orang lain berarti anda mungkin sudah siap untuk mengakhiri pernikahan anda. Tetapi jika itu hanya sekedar hubungan badan, itu hanya sedikit tentang keterikatan dan lebih ke pelampiasan.

Fakta # 6: Seorang istri sering mengetahui suaminya telah selingkuh.
Wanita kerap kali memilih untuk bertahan meski sakit demi anak-anak mereka atau untuk menghindari penghinaan.

Fakta #7: Perselingkuhan dapat memperbaiki pernikahan.
Apakah perselingkuhan merupakan penyebab hancurnya pernikahan? Tidak selalu. “Perselingkuhan dapat menghidupkan kembali pernikahan,” kata Orlando. “Pria dapat menyadari siapa yang mereka inginkan untuk selama sisa hidup mereka, dan hubungan baru tidak sesempurna yang mereka pikir.”

Fakta # 8: Peselingkuh tahu dia menyakiti wanita yang dicintainya, menghancurkan keluarganya dan mengorbankan kehormatannya.
Seorang pria mungkin menyadari dampak negatif pada istrinya, keluarga dan dirinya sendiri, tapi masih saja terus berselingkuh, kenapa? “Ini semua dalam persepsi dari seorang peselingkuh,” kata Orlando. “Jika dia merasa tidak diinginkan dan tidak dihargai, kebutuhan pribadinya yang ingin diperhatikan dan dihargai, akan mengalahkan semua itu.”

Fakta #9: Istri tidak bisa disalahkan jika suaminya selingkuh.
Jika suami anda tidak setia, itu bukan kesalahan anda, tidak peduli apa yang orang katakan. “Ketika seorang pria selingkuh, dia sadar saat mengambil keputusan tersebut,” kata Brosh.

Baca Juga :

Leave a comment