Pemilihan Makanan yang Tepat Untuk Penderita Demam Tifoid (Tipus)

Reporter : | 22 Mei, 2015 - 3:44 pm WITA

Demam Tifoid , tipus, Salmonella Typhi,

(foto: pixabay)

ManadoToday – Demam Tifoid atau umum dikenal dengan sebutan penyakit Tipus adalah penyakit akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Gejala umum penyakit ini adalah kurang nafsu makan, sakit kepala, demam dan lesu.

Pemilihan makanan yang tepat untuk penderita Tipus sangat penting untuk menjaga agar asupan nutris terukupi, menjaga keseimbangan air dan elektrolit serta memberikan protein yang cukup

Pertimbangan diet:

Energi: Saat demam tingkat metabolisme naik, sehingga kebutuhan kalori perlu ditingkatkan. Awalnya, pasien mungkin dapat mengkonsumsi hanya 600 – 1200 kkal / hari, tapi ini harus ditingkatkan secepat mungkin.

Protein: Diet protein tinggi disarankan. Untuk orang dewasa dengan Tipus, sekitar 100gm atau lebih protein diresepkan. Asupan protein harus ditingkatkan dengan mengkonsumsi makanan seperti susu dan telur.

Karbohidrat: Asupan karbohidrat disarankan untuk memenuhi asupan energi yang meningkat. Glikogen diisi ulang oleh asupan karbohidrat. Pilihlah sumber karbohidrat yang mudah dicerna yang kurang manis dan mudah diserap oleh aliran darah.

Serat: Karena ada cedera pada saluran pencernaan, segala bentuk makanan yang keras harus dibatasi. Diet rendah serat disarankan.

Lemak: Lemak diperlukan terutama untuk meningkatkan asupan energi. Jika ada diare, lemak harus dibatasi. Pilih lemak emulsi seperti mentega, krim dan lemak susu mudah dicerna.

Mineral: Demam yang membuat badan mengeluarkan banyak keringat, membuat elektrolit seperti natrium, kalium dan klorida terbuang. Sup asin, kaldu, jus buah dan susu membantu mengisi kembali elektrolit.

Vitamin: Infeksi dan demam meningkatkan kebutuhan vitamin A, B dan C.

Cairan: Untuk mengisi kembali cairan yang keluar melalui keringat dan juga untuk memastikan volume urin yang memadai untuk buang air, asupan cairan sangat penting. Diperlukan asupan cairan sekitar 2500-5000ml setiap hari.

Baca Juga :

Leave a comment