Cara Ampuh Mencegah dan Mengobati Sengatan Panas (Heat Stroke)

Reporter : | 11 Mei, 2015 - 5:48 pm WITA

Sengatan Panas, panas, heat stroke , hipertermia

(foto: pixabay)

ManadoToday – Sengatan panas atau heat stroke sering terjadi terutama pada bayi, orang tua, orang-orang yang bekerja di luar rumah dan pada atlet. Sengatan panas adalah stadium lanjut dari hipertermia. Sengatan panas terjad jika suhu tubuh lebih dari 41 derajat atau 106 derajat F dengan gejala neurologis. Kriteria diagnostik untuk Sengatan panas adalah suhu lebih dari 41 derajat, dan tidak adanya keringat.

Jenis-jenis Sengatan panas

– Sengatan panas klasik atau Sengatan panas non exertional: Hal ini ditandai dengan hipertermia dan tidak adanya keringat.

– Sengatan panas exertional: Ini biasa terjadi setelah aktivitas fisik yang ekstrim dalam iklim yang panas. Tanda-tandanya seperti suhu tubuh tinggi dan diaphoresis.

Tanda dan gejala Serangan panas:

– Kelelahan ekstrim

– Lemah

– Mual

– Muntah

– Peningkatan suhu tubuh

– Sakit kepala

– Pusing

– Perubahan perilaku

– Kram otot

– Tidak adanya keringat

– Kulit memerah, panas, dan kering

– Peningkatan denyut nadi

– Sesak napas

– Kebingungan

– Disorientasi

– Halusinasi

– Kejang

– Koma

Pengobatan Serangan panas

– Orang yang terkena harus dibawa ke daerah yang teduh.

– Lepaskan pakaian dan berikan air dingin untuk menurunkan suhu.

– Kompres es harus di tempatkan di bawah ketiak dan pangkal paha.

– Suhu tubuh harus diperiksa.

– Pasien direndam dalam bak air dingin.

– Minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi.

Pencegahan Serangan panas

– Hindari terjadinya dehidrasi

– Hindari kegiatan fisik berlebihan saat cuaca panas dan lembab.

– Minum banyak banyak cairan saat bekerja di luar rumah dan menghindari alkohol, kafein dan teh yang dapat menyebabkan dehidrasi.

– Ambil istirahat di waktu senggang untuk mencegah Sengatan panas.

– Memakai topi, atau pelindung lainnya saat beraktivitas di luar rumah

Baca Juga :

Leave a comment