Cara Menghilangkan Kebiasaan Menggigit Kuku

Reporter : | 06 Mei, 2015 - 5:33 pm WITA

Menggigit Kuku, kuku, tereotypic, kebiasaan burukManadoToday – Menggigit kuku adalah jenis gangguan gerakan tereotypic, kebiasaan ini sangat umum dan sebagian besar mempengaruhi anak-anak, tetapi dapat hadir pada orang dewasa dan orang yang sudah tua, mereka biasanya menggigit kuku saat sedang gelisaha, stres atau bosan.

Gangguan ini bisa menjadi tanda gangguan mental atau emosional, tetapi umumnya terjadi pada kaum intelektual. Sering dimulai pada masa kanak-kanak, menggigit kuku dapat bertahan dalam beberapa orang dewasa dan menjadi gangguan menjengkelkan dan sedap dipandang. Beberapa biters kuku mengalami kebiasaan dengan keparahan sehingga kuku mereka terus digigit sampai ke maksimum dan perdarahan, menyebabkan rasa sakit, kebotakan kuku dan sering malu.

Penyebab

Teori mungkin menunjukkan bahwa hal itu dapat terjadi karena:

– Perilaku

– Neurologis

– Genetik

Beberapa penyebab lain:

– Kurang sensorik (buta atau tuli)

– Penggunaan narkoba (kokain, amfetamin)

– Penyakit otak (kejang, infeksi)

– Gangguan kejiwaan utama (gangguan kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif, autisme)

– Keterbelakangan mental

Kedengarannya memang sederhana, namun jika kebiasaan ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, bisa memberikan dampak yang cukup merugikan, diantaranya:

– Kuku menjadi sangat pendek

– Herpes mulut

– Kerusakan gigi

– Gigi seri patah

– Gingivitis.

Menggigit kuku dapat memperburuk beberapa kondisi yang terjadi pada kuku, seperti:

– Infeksi pada kulit di sekitar kuku (paronychia)

– Kutil di sekitar kuku

– Infeksi serius pada gusi dan bibir.

Pengobatan

Pada anak-anak memerlukan perawatan dengan intervensi perilaku, tanpa menggunakan obat-obatan. Namun kadang-kadang, di samping perawatan perilaku, obat-obatan mungkin diperlukan untuk mencapai hasil pengobatan yang optimal.

Obat

– Antidepresan

– Clomipramine

– Fluoxetine

– Sertraline

– Paroxetine

Obat Anti-psikotik

– Risperidone

– Olazapine

Terapi perilaku: Terapi perilaku tidak banyak membantu, tetapi beberapa pasien telah menemukan terapi perilaku berhasil atau sebagai pelengkap obat.

Selain perawatan diatas, perawatan lain seperti dibawah ini juga bisa digunakan:

– Melapisi kuku dengan sesuatu yang pahit atau zal lainnya

– Mengenakan karet gelang di pergelangan tangan

– Menyuruh teman-teman dan anggota keluarga untuk mengambil foto ketika mereka melihat dia sedang menggigit kuku.

–  Perawatan ortodonti: Beberapa penggitit kuku yang menjalani jenis perawatan ini menemukan bahwa memakai kawat gigi membuat mereka kesulitan untuk menggigit kuku mereka.

– Dalam kasus emosional, menyelesaikan masalah yang mendasari dapat membantu mengurangi atau menghilangkan kebiasaan menggigit kuku.

Baca Juga :

Leave a comment