Keamanan Kantor Gubernur Sulut Harus Diperketat

Reporter : | 27 Apr, 2015 - 10:46 pm WITA

SULUT, (manadotoday.co.id) – Sekdaprov Sulawesi Utara (Sulut) Ir. Siswa Rahmat Mokodongan, menegaskan supaya keamanan di Kantor Gubernur Sulut, diperketat. Hal itu disampaikan Mokodongan, pada pertemuan dengan PNS dilingkungan Setdaprov Sulut, di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur, Senin (27/4/2015).

“Guna mengantisipasi maraknya terjad pencurian aset Pemprov Sulut maupun kendaraan tamu di kompleks Kantor Gubernur, akan lebih baik penjagaan keamaan harus diperketat,” ujar Mokodongan.

Lanjutnya, belajar dari pengalaman pencurian barang yang merupakan aset Pemprov di Biro Kesra, Biro Pembangunan dan Biro Hukum yang dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab waktu lalu, kiranya menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh PNS di Setdaprov Sulut.

“Wajib bagi seluruh PNS menjaga seluruh aset di unit kerja masing-masing. Kalau ada kehilangan barang, yang bertanggungjawab adalah pejabat Eselon III dan IV, sedangkan sanksinya merupakan pemotongan TKD kepada pejabat yang bersangkutan,” tegas Mokodongan.

Kata dia lagi, mulai sekarang dilarang membiarkan orang-orang yang tak dikenal berkeliaran se-enaknya di kantor Gubernur, baik jam kantor maupun di luar jam kantor.

“Saya minta kepada Kasat Pol.PP dan Karo Umum agar penempatan anggota Pol. PP supaya ditempatkan di tempat-tempat yang dianggap rawan pencurian baik di dalam maupun di halaman kantor, termasuk petugas cleaning service ikut membantu mengontrol aset-aset yang ada,” pungkasnya.

Sementara Asisten III bidang Administrasi Umum Ch. Talumepa SH MSi, menyebutkan seluruh perangkat keamanan seperti CCTV sebagai alat kontrol yang terpasang di setiap SKPD harus berfungsi dengan baik.

“Kami juga berharapak, setiap SKPD membuat laporan kepada pimpinan ketika terjadi kehilangan dan melakukan tindak lanjut melapor kepada pihak berwajib,” jelasnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, para Pejabat Eselon II, III dan IV, serta pegawai dilingkungan Pemprov Sulut. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment