Pria ini Hidup Kembali Setelah Dimandikan Dengan Es

Reporter : | 16 Apr, 2015 - 2:38 pm WITA

Bulent Sonmez , serangan jantung, terapi hipotermia ,

Bulent Sonmez bersama istrinya Sibel (foto: CEN)

ANKARA, (manadotoday.co.id) – Seorang ayah dua anak yang jantung berhenti berdenyut setelah terkena serangan jantung ‘kembali dari kematian’ setelah dokter menempatkan dia dalam dalam bak yang penuh dengan es.

Bulent Sonmez tampak sudah berada diujung tanduk setelah dokter gagal mendenyutkan kembali jantungnya ketika dia pingsan tak lama setelah dirawat di rumah sakit.

Namun dalam upaya terakhir untuk membawa dia kembali ke dunia, petugas medis menggunakan pengobatan terapi hipotermia yang kontroversial untuk menurunkan suhu tubuhnya hingga 30C untuk membatasi efek dari kekurangan oksigen pada organ-organ tubuhnya.

Setelah denyut mulai terdengar dokter menghabiskan sekitar 24 jam menjaga denyut jantung dan suhu tubuh kembali normal.

Namun, kegembiraan keluarga hancur karena kesempatan kedua yang diterima Sonmez harus dibayar dengan hilangnya sebagian besar ingatan, dia bahkan tidak mengingat istri dan anak-anaknya.

Dr Omer Zuhtu mengatakan dikutip dari mirror.co.uk Kamis (16/04/2015): “Orang itu telah dipulangkan ke rumah delapan bulan yang lalu dan tampaknya telah mendapatkan kembali sebagian besar memorinya yang hilang.

“Ini merupakan prosedur yang kontroversial tetapi kami percaya dalam hal ini tentu dapat menyelamatkan nyawanya.”

Pengobatan hipotermia dapat digunakan untuk membatasi efek dari kekurangan oksigen pada pasien serangan jantung tapi bisa menyebabkan kerusakan otak yang parah.

Baca Juga :

Leave a comment